Tips Hubungan Tetap Manis Bersama Pacar

Memulai sebuah hubungan baru merupakan hal yang gampang-gampang susah. Terlebih waktu pendekatan yang cukup singkat akhirnya akan menjadi pr sendiri untuk kamu lebih mengenal si dia saat sudah pacaran. Sebagai pasangan baru, tentu kamu berdua berusaha mencari tahu bagaimana tentang sifat dan kesukaan masing-masing. Akan tetapi, pasangan yang memiliki karakter cukup cuek bisa membuatmu kerja ekstra untuk rajin-rajin mengorek tentang dirinya. Pasangan yang cuek juga agaknya berdampak pada perhatian yang akan kamu dapatkan tak sebesar perhatianmu pada si dia. Menghadapi orang cuek terlebih orang itu adalah pasangan kita sendiri membutuhkan hati yang besar dan sabar. Nah, Prelovers yang punya pasangan dengan karakter seperti ini bisa simak beberapa cara menghadapi pacar yang cuek berikut ini.

  • Mulai komunikasi duluan

Karakter cuek lebih kepada acuh terhadap apapun yang ada di sekitarnya termasuk kepada si pacar. Oleh karena itu, agar komunikasimu bersama pacar tidak terputus maka usahakan untuk selalu memulai duluan segala bentuk komunikasi. Misalnya kamu bisa chat dia duluan untuk sekedar bertanya apakah dia sudah makan dan buang deh jauh-jauh pikiran kalau dia yang akan menghubungi kamu duluan untuk sekedar menanyakan hal-hal semacam ini.

  • Berinisiatif mencari tempat kencan

Sebagai pasangan, tentu kamu ingin pergi bersama dia meski hanya sekedar keluar untuk makan malam. Menentukan pilihan sebagai tempat makan malam sering jadi problema bagi para kebanyakan pasangan terutama jika si dia sudah mengeluarkan jurus “terserah”nya. Siap-siap deh kamu galau sendirian padahal hanya mau makan aja. Nah, apalagi menentukan soal tempat kencan kan yang kamu idam-idamkan dengan suasana yang romantis.

  • Banyak Bertanya Tapi Tidak Mengganggu

Kalau kamu mau mengenal dia secara menyeluruh, kamu harus banyak-banyak bertanya tentang dirinya mulai dari makanan kesukaannya sampai hal yang tidak dia sukai. Tapi, jangan bertanya dengan memberondong atau pertanyaan-pertanyaan semacam kuis yang justru akan sangat mengganggunya. Misalnya kamu bisa bertanya saat sedang mengobrol atau duduk-duduk santai setelah makan.

  • Ceritakan tentang dirimu

Jangan berharap dia akan kepoin kamu kalau kamu punya pasangan yang cuek. Nah, kamu dapat menceritakan tentang dirimu secara perlahan-lahan dan sedikit demi sedikit agar dia juga bisa mengenalmu. Misalnya saat sedang makan berdua, ada sesuatu di makanannya yang tidak kamu sukai. Kamu bisa singkirkan sesuatu yang tidak kamu suka sambil bercerita sedikit kalau kamu tidak suka dengan sesuatu yang kamu singkirkan dari piring makanmu itu.

  • Ajak dia melakukan kesukaannya

Saat kamu berencana pergi berdua di akhir pekan, kamu bisa ajak dia melakukan kegiatan atau ke tempat yang dia sukai. Biasanya jika berada di tempat atau melakukan kegiatan yang disukai, dia secara alami akan menjalin komunikasi yang baik dengan kamu. Komunikasi pun akan seperti mengalir begitu saja karena perasaannya yang senang saat melakukan kegiatan tersebut.

  • Bawa dia ke lingkunganmu

Kamu juga perlu sesekali membawa dia ke lingkunganmu misalnya saat berkumpul dengan sahabat-sahabatmu. Dengan berkomunikasi dengan orang-orang terdekatmu, hal itu juga membuat dia bersikap lebih baik dengan kamu. Ceritakan sebelumnya pada sahabat-sahabat tentang bagaimana karakter pasanganmu yang cenderung cuek agar mereka juga lebih tahu cara menghadapi dan bersikap di depan pacarmu itu.

13 Tahun Menjalani Pacaran Jarak Jauh, Inilah 4 Tips dari Saya untuk

Semula kami berhubungan lintas kota, antara Bandung – Jatinangor. Kemudian, jarak di antara kami melebar menjadi lintas provinsi, Jakarta – Yogyakarta. Kini, jarak itu bahkan telah membentang sejauh 11.269,23 kilometer melintasi dua negara, Indonesia – Swedia. Semoga setelah ini nggak lintas planet. [Amiinnnn!]

Banyak orang bertanya, bagaimana rasanya menjalani hubungan pacaran LDR selama itu — apakah bosan, pernah putus, atau sering bertengkar? Pertama, soal bertengkar. Hmm, sepertinya tidak mungkin ya menjalani hubungan tanpa bertengkar? Kedua, putus? Hampir putus, sudah pernah. Namun yang ketiga, tentang menjadi ‘bosan’, nampaknya kata yang satu itu belum [dan semoga tidak] sempat tercatat di kamus hubungan kami.

Jika mengingat saat ketika kami mengawali hubungan, rasanya tidak terpikirkan bahwa hubungan kami akan mampu bertahan selama ini dan berjalan semenyenangkan ini. Di masa awal hubungan kami, aku adalah orang yang sangat mengutamakan quality time, namun dalam artian yang keliru. Aku menuntut kemana-mana harus berdua, setiap hari harus — wajib — kudu telepon dan bisa berjam-jam lamanya. Intinya, yang aku inginkan adalah menghabiskan waktu sebanyak-banyaknya bersama pacar. Kalau bisa, di tempat yang gak ada orang lainnya, hanya aku dan pacar saja. [Di kuburan aja kali ya. Sepi dan ga ada orang, kan?]

Tidak pernah terpikirkan olehku bahwa dialah cinta sejatiku. Terlebih lagi, tak pernah aku menyangka, bahwa aku mampu menjalani sebuah hubungan jarak jauh dengan segala kerumitannya. Dan kini, setelah 13 tahun berjalan, we’re still together, still going strong!

Gimana sih caranya pacaran jauhan tapi awet? Jangan-jangan … pakai formalin, ya? Hahaha, ngga gitu juga sih. Inilah 4 tips dariku untuk kamu yang sedang berjuang membangun cinta sejati melintasi batas ruang dan waktu:

1. Out from Your Comfort Zone

Menghabiskan waktu berdua saja dengan pasangan itu sangat menyenangkan buatku. Namun, Si Cinta menerapkan hal yang berbeda. Dia sering mengajak aku ke rumahnya dan makan di sana, ngobrol bersama orangtua dan anggota keluarganya yang lain. Awalnya aku merasa sangat tidak nyaman, seperti sedang diinterogasi dan jadi tidak bisa mesra-mesraan. Begitu juga kalau pergi ke kedai kopi atau nonton bioskop, seringkali ada orang lain yang diajaknya ikut bersama kami, entah itu teman atau keponakan. Wah, rasanya zona nyamanku terganggu. Pacaran macam apa ini?

“Ih, kalau pacaran kayak gitu ya bukan pacaran, tapi temenan!” Ada orang yang berkomentar demikian. Namun, sebuah penguatan datang dari salah satu teman kami, “Kalian unik ya pacarannya, yang kulihat dari pacarmu, Ia itu bisa jadi sahabat, kakak, dan bapak.”

Apakah kami punya waktu untuk berdua saja? Tentu saja! Salah satu cara kami menghabiskan waktu berdua dengan romantis yang paling aku sukai adalah ketika kami duduk berdua minum kopi di kedai kopi dengan sofa dan bantal, menikmati alunan musik jazz sambil saling bercerita tentang segala sesuatu tanpa merasa bosan, atau membawa papan catur kecil dan saling berusaha memenangkan permainan.

Itulah salah satu hasil dari proses yang kami jalani untuk membangun hubungan, penuh dengan latihan melepaskan zona nyaman dan keegoisan masing-masing. Aku belajar, bahwa perubahan kebiasaan dalam berpacaran bisa jadi merupakan sebuah hal yang baik.

2. Quality Time

Seiring waktu, cara pandangku tentang quality time juga berubah, tak hanya menyangkut hubunganku dengan Si Cinta, tapi juga menyangkut hubunganku dengan teman-teman. Dulu, aku mungkin bisa dikatakan tergolong sebagai orang yang asosial, aku berpikir bahwa kumpul-kumpul dengan teman itu hanya membuang waktu percuma. Namun, perlahan aku mulai mencoba membuka diri dan mulai mau ikut berkumpul bersama teman-teman. Ternyata, dari situ aku bisa merasa dekat dengan teman-teman dan demikian pula mereka, merasa dekat denganku. Teman-teman jadi suka curhat pada kami berdua, mulai dari masalah-masalah seputar PDKT atau naksir lawan jenis, tentang luka hati mereka terhadap orang tua, hingga tekanan-tekanan hidup yang mereka alami. Menyenangkan, bukannya merepotkan atau mengganggu.

Makin lama aku makin menyadari, bahwa pengertian quality time itu tidak berarti bahwa kami harus selalu berdua, namun saat kami merasa nyaman melakukan sesuatu dalam kondisi yang sama. Misalnya, saat merayakan ulang tahun mamanya. Di hari itu, pagi-pagi kami bersama-sama pergi ke pasar membeli bahan masakan. Kami adalah aku, Si Cinta, dan Mamanya. Sorenya, aku membantu Mamanya memasak dan mempersiapkan makanan, sedangkan Si Cinta ngobrol menemani para tamu yang datang. Kami merasa bahagia bersama, dapat memberikan waktu kami pada orang yang sama-sama kami kasihi, Sang Ibunda.

Cinta sejati bukan hanya antara kamu dan dia, cinta sejati membuka ruang sebesar-besarnya bagi orang lain untuk turut menikmati indahnya cinta kalian berdua.

3. Komunikasi

[Image: pinterest]

Bagaimana dengan komunikasi? Begini, aku yang dulu adalah tipe pasangan yang ‘menyanjung’ cara berkomunikasi yang intens dan detail. Yang dimaksud dengan detail, begini: Ketika mengobrol, aku bisa menanyakan hal-hal semacam, “Lagi apa?”, “Sama siapa?”, “Sudah makan belum?”, “Makan apa?”, “Enak nggak?”, “Nambah berapa kali?”, dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan interogatif lainnya. Intens, maksudnya: Bertelepon setiap hari, dengan durasi berjam-jam, hampir setiap saat. Awalnya demikian, intens dan detail. Namun, setelah lulus kuliah dan aku mulai menjalankan profesiku sebagai perawat, kebiasaan itu pun mau tak mau harus berubah. Aku tidak bisa setiap saat mengangkat telepon saat bertugas. Komunikasi intens dan detail harus tergantikan dengan hanya berkirim pesan lewat SMS, WhatsApp. Berkomunikasi hanya sekali dalam seminggu, bertukar cerita tentang apa yang kami alami selama seminggu pun, kini sudah terasa sebagai suatu kemewahan.

Apalagi setelah berbeda negara! Perbedaan zona waktu serta koneksi internet yang kadang tak bisa diajak bekerja sama menjadi tantangan tersendiri. Kami hanya bisa sesekali bertelepon via skype.

Apakah hal itu mengganggu? Kadang saat galau tiba-tiba menyerang dan tidak bisa langsung bertelepon memang cukup berat rasanya. Namun, aku bersyukur punya Pribadi yang bisa setiap saat aku curhatin, yaitu Tuhan yang jaraknya hanya sejauh doa.

Komunikasi itu mempererat hubungan, aku setuju! Namun, bersabar dalam kesempatan yang ada, menahan diri saat hati gundah gulana dapat memperkuat karakter masing-masing. Kondisi-kondisi tersebut melatih kita untuk bersabar dan berpikir lebih hati-hati dalam berkata-kata. Kesabaran dan kebijakan untuk menggunakan kesempatan yang ada juga dapat mempererat ikatan batin dalam hubungan. Kita jadi belajar mendengar keluhan dari mengamati ekspresi pasangan. Makin lama kita jadi bisa mengetahui apa perasaan hati pasangan kita, tanpa harus dia berkata apapun. Jadi seperti belajar ilmu kebatinan, ya? Hehehe..

4. Memahami Makna Hubungan

Dalam pacaran, kebosanan adalah sebuah risiko yang harus selalu siap dihadapi. Karena kenyataannya, dalam perjalanan hubungan, kita bisa kehabisan cerita, atau malah jadi bertengkar karena fokus pada karakter dan kebiasaan yang berbeda. Selain itu, ada juga risiko kehilangan teman dan keluarga. Hal tersebut dapat terjadi jika pasangan menjalani hubungan dengan selalu menghabiskan waktu berdua dan pada akhirnya membuat orang lain kurang nyaman.

Oleh karena itu, menurutku sebuah hubungan seharusnya tidak dibatasi hanya tentang dua orang manusia. Harus ada nilai tambah yang dapat makin mempererat dan tetap mengobarkan api kasih sayang di antara kami.

Bercermin pada hubungan kami, aku dan Si Cinta berusaha bersama-sama memperhatikan orang-orang lain yang Tuhan tempatkan dalam kehidupan kami; mendukung mereka, mendoakan mereka, hadir saat mereka memerlukan, itulah yang mewarnai dan memperkuat hubungan kami. Kami juga menyadari, bukanlah intensitas bertemu dan waktu yang dihabiskan berdua yang membuat hubungan ini dapat berjalan dengan tetap baik.

Hal yang terutama, yang paling penting, yang membuat sebuah hubungan kami dapat bertahan melintasi jarak dan waktu adalah karena kami berdua mencintai satu Pribadi yang sama, yaitu Tuhan, yang padaNya kami mempersembahkan hubungan ini.

Pasangan Selingkuh? Ini Tips Menghangatkan Kembali Hubungan

Ketika kita menemukan pasangan yang berselingkuh, bukan hanya marah yang akan kita rasakan. Melainkan juga adanya rasa kecewa serta hilangnya rasa kepercayaan pada pasangan. Apalagi ketika kita sudah menikah, hubungan intim yang dilakukan rasanya tak lagi sehangat dulu akibat perselingkuhan yang dilakukan pasangan.

Walaupun kita sudah memaafkan dirinya karena sudah bersalah, namun ketika melakukan hubungan intim kita akan berpikir dua kali. Lalu bagaimana caranya menghangatkan kembali hubungan suami istri bagi pasangan yang berselingkuh?

Psikolog, Jovita Ferliana M.Psi, Psi, menjelaskan ketika pasangan berselingkuh, kita merasa tidak aman, tidak percaya sehingga kepercayaan yang dulu pernah ada sudah tidak berlaku lagi. Memang butuh proses panjang dalam mengembalikan kepercayaan tersebut.

Namun, hal pertama yang harus dilakukan ialah dengan menjalin komunikasi yang baik. Semisal mintalah laporan darinya, dia sedang berada di mana.

‘Istri sebagai korban berhak meminta apa yang Anda inginkan seperti minta laporan pada pasangan (suami). Sedangkan bagi pelaku, harus benar-benar menunjukkan kasih sayang pada pasangan, agar kepercayaan korban kembali. Seperti mengajak korban makan malam romantis, atau makan siang bareng,» ujar Psikolog Jovita.

Jovita pun menambahkan, sebenarnya kemarahan seorang istri bisa diluapkan dengan berhubungan intim. Sebab, setiap kali marah adrenalin akan lebih tinggi, di situlah nafsu berhubungan intim juga tinggi.

«Dirayu dengan dirangkul, kemudian ajak untuk making love. Jadi kemarahan disalurkan dengan making love. Jangan gengsi untuk mengajaknya bercinta. Ketika sibuk kerja, luangkan banyak waktu lebih lagi bagi pasangan. Sebab jika kita semakin diam, pasangan pun akan semakin menjauh dan berujung pada perceraian,» ujarnya.

Nah, untuk itu kita harus mengetahui pasangan kita senang disentuh di bagian tubuh bagian apa agar ia mudah terangsang.

«Cara seks sebenarnya adalah melalui bahasa cinta kita dari awal, jadi kita tahu kebiasaan apa yang membuatnya cepat luluh. Setiap pasangan marah, gunakan sentuhan seperti pelukan atau dengan kata kata. Ada sentuhan fisik, dimulai dengan halus dan  pemanasan terlebih dahulu. Ada unsur touching fisik ada eye contact,

10 Tips Ampuh Supaya Pacar Semakin Sayang dan Tidak Bosan

Sudah berapa lama kamu pacaran sama dia ? Walaupun hubugan kamu sama dia sudah lama tapi tak menutup kemungkinan pacar kamu akan merasa bosan. Dalam hubungan biasanya kaum cewe yang semakin sayang sama pacarnya dibanding dengan cowo. Jika hubungan pacarannya seperti itu-itu saja si cowo akan merasa bosan apalagi kalau banyak masalah.

Hubungan kamu yang sekarang sudah sebaiknya dirubah mumpung kamu masih berstatus pacaran dengannya. Pastinya hubungan kamu yang sekarang ingin melanjutkannya ke hubungan yang lebih serius bukan ? Jangan sampai karena hubungan yang bosan membuat pacar kamu tidak sayang lagi dan sampai memutuskan kamu. Tapi tenang saja, ada tips bagus dan ampuh buat kamu supaya pacar kamu semakin sayang dan tidak bosan. Apa saja tipsnya? Ini dia 10 tips ampuh supaya pacar semakin sayang dan tidak bosan.

tips ampuh membuat pacar semakin sayang dan tidak bosan
Rasa Sayang yang Semakin Tumbuh

1. Sebelum pacar kamu menjadi semakin sayang, buatlah dia tidak merasa bosan lagi hubungan dengan kamu. Coba ajak dia ke hal-hal baru yang belum pernah kamu dan dia lakukan. Misalnya mendaki gunung bersama, masak bersama, dan yang lainnya. Dia akan merasakan perbedaan dari sebelumnya. Hubungan kamu akan lebih berwarna dengan hal-hal baru. Secara perlahan rasa sayang pacar kamu akan tumbuh lagi.

2. Terima dia apa adanya. Hal yang paling penting sebelum pacar kamu menjadi tambah sayang adalah kamu harus menerima dia apa adanya. Dengan kamu menerima semua apa yang ada pada dirinya baik itu kekurangan dan kelebihannya maka pacar kamu akan semakin sayang, karena dia merasa kamu tak memandang dari segi kelebihannya saja. Seperti ada cerita seorang cewe yang malu karena dirinya sudah tidak perawan tetapi pacarnya (cowo) menerima dirinya apa adanya. Si cowo berfikir bukan karena perawan atau tidaknya cewe itu yang penting cewe itu tidak melakukan hal yang sama lagi dan ada kemauan untuk berubah. Si cewe menjadi merasa tenang dan semakin cinta sama cowo itu.

3. Jangan memberikan sikap yang dia tidak sukai. Jika kamu selalu marah-marah sama dia terus kamu selalu mengekang apa yang dia suka maka pacar kamu akan merasa cape dan merasa tidak nyaman dengan kamu. Karena sebetulnya dalam pacaran itu tidak boleh ada pengekangan selama apa yang dia sukai itu baik. Saat kamu mendukung apa yang dia lakukan maka dia akan merasa tenang. Dan saat pacar kamu punya kesalahan jangan kamu marahi dia. Berilah dia pengertian dan solusi supaya dia tidak melakukan hal yang sama.

4. Selalu berfikiran positif. Apa yang ada dalam fikiran kamu itu adalah undangan apa yang akan terjadi nantinya. Saat pacar kamu peri kemana dengan temannya angan kamu berfikiran yang nggak-nggak apalagi berfikiran pacar kamu mau selingkuh. Mulai saat ini buanglah jauh-jauh fikiran negatif itu supaya tidak mengudang keburukan nantinya. Toh kalau kamu berfikiran seperti itu hati kamu pasti akan gegana atau gelisah galau merana berbeda kalau kamu positif thinking, tenang-tenang aja tuh.

5. Selalu mengungkapkan kejujuran. Apa yang kamu lakukan jujur saja ke dia. Saat ada orang lain yang hubungi kamu, jangan kamu umpet-umpetin. Nanti pacar kamu akan negatif thinking. Jujur saja sama dia apa susahnya coba. Jangan kamu merasa takut, karena yang lebih menakutkan itu adalah saat kamu berbohong.

6. Berikan dia sikap yang baik seperti penuh pengertian, perhatian, kasih sayang lebih, humoris, tulus, selalu mendengarkan pembicaraan dia, dan lain sebagainya. Dengan cara itu pacar kamu akan semakin sayang dan tidak mau sampai kehilangan kamu.

Saat pacar kamu menceritakan sesuatu jadilah pendengar yang baik dan berikanlah solusi terbaik jika pacarmu ada masalah. Lalu sesekali kamu jadi seorang pelawak saat pacar kamu merasa jenuh, dengan cara itu pacar kamu akan selalu mencintai dan menyayangi kamu.

7. Sering-seringlah ajak dia mengobrol. Saat kamu telponan atau ketemuan sama dia ajaklah dia mengobrol tentang masing-masing atau hal-hal yang tadi pagi dia lakukan saat tidak bersamamu. Jangan terlalu sering kamu mengobrol tentang cinta saja, itu akan sangat membosankan. Bagaimana tidak? Kan dalam kehidupan ini bukan hanya cinta dan sayang tapi hal lain juga seperti masa depan yang ingin dicapai. Dengan mengobrol tentang masa depan pacar kamu akan merasa nyaman dan tidak bosan dalam mengobrol.

8. Jangan mengungkit masalah yang pernh terjadi. Lupakan saja! Jika kamu mengungkitnya terus hubungan kamu dengannya tidak akan baik. Pacar kamu akan merasa stress dengan sikapmu yang seperti itu dan tidak mau bicara dan bertemu. Masalah yang sudah terjadi jadikan sebagai pelajar saja ke depannya. Maafkanlah dia jika dia yang salah, atau jika kalian berdua yang salah maka saling maaf-memaafkanlah.

9. Jangan sering mengeluh tentang masalahmu. Saat kamu ada masalah jangan hanya mengeluh saja apalagi masalah sepele kamu ceritakan padanya. Pacar kamu akan sangat tidak suka jika kamu hanya merenung dan tidak memikirkan solusinya. Tetaplah bersemangat dan tenang walaupun kamu ada masalah. Boleh kamu ceritakan masalah kamu asal tidak dibarengi dengan keluhan. Pacar kamu akan senang saat kamu tersenyum dalam kesedihan.

10. Sesekali berilah dia keutan berupa apa saja. Misalnya kamu kasih dia hadiah walaupun dia sedang tidak berulang tahun. Atau kamu buatkan dia sebuah lagu romantis untuk dijadikan ebuah kenangan manis bersamanya. Saat hubunganmu berubah menadi hubungan yang serius, maka lagu itu akan dinyanyikan dan dikenang lagi bersamanya.

Buatlah selalu hubunganmu dengannya menjadi istimewa dalam setiap momennya sehingga dalam hubungan tidak akan ada rasa bosan dan pada masing-masing hati akan semakin tumbuh rasa kasih dan sayang. Bagaimana menurutmu ? Walaupun terkadang sulit sekali untuk melakukannya tapi kalau tidak dicoba hununganmu dengannya akan semkin rumit.

Semoga apa yang telah disampaikan pada artikel ini bermanfaat buat kamu yang sedang berusaha supaya pacarnya semakin sayang. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca 10 tips ampuh supaya pacar semakin sayang dan tidak bosan. Babay.

26 CARA MENDENGARKAN SAAT DIA MENGUTARAKAN CINTA

26 CARA MENDENGARKAN SAAT DIA MENGUTARAKAN  CINTA - 001

Sudah sangat umum dan diakui bahwa pria memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan perasaan mereka. Ada saatnya mereka mengungkapkan secara langsung, atau mungkin, mereka menyampaikannya melalui 26 cara lucu ini:

1. «Sudah makan siang belum?»

2. Dia ingat bahwa cokelat adalah favorit Anda, tapi untuk es krim, Anda lebih memilih rasa vanilla choco chip.

3. Dia akan menukar makanan Anda jika secara tidak sengaja Anda memesan menu yang tidak enak.

4. Dia memberitahu teman-temannya tentang Anda.

5. Dan dia benar-benar memperkenalkan Anda untuk bertemu dengan teman-temannya.

6. Dia berusaha meluangkan waktu untuk teman dan keluarga Anda.

7. Dan mencintai mereka dengan caranya.

8. Dia membiarkan Anda memiliki potongan pizza terakhir.

9. Ia menonton ‘The Notebook’ dengan Anda. Untuk kelima kalinya. Dan tidak mengeluh sama sekali.

10. «Aku kangen kamu.»

11. Dia membiarkan Anda menata rambutnya.

12. DIa membiarkan Anda untuk membicarakan buku favorit Anda – meskipun sebenarnya dia tidak mengerti.

13. Dia tahu bahwa Anda tidak bisa menahan tawa ketika melucu – dan dia pun ikut tertawa.

14. «Maafkan aku.»

15. «Semua baik-baik saja.»

16. «Semoga berhasil. Kamu pasti bisa melakukannya!»

17. Dia tak keberatan Anda mengetahui sisi buruknya.

18. Dia banyak membanggakan Anda.

19. Dia menceritakan sebuah kisah yang membuat hatinya sedih.

20. Dia membiarkan Anda melihatnya menangis.

21. Dia selalu ada untuk Anda, dan Anda tahu kalau Anda selalu bisa mengandalkannya.

22. Dia selalu mengingat apa yang Anda katakan, atau kapan Anda mengatakannya.

23. Dia berpikir kalau Anda cantik – meskipun saat Anda mengenakan sweatpants.

24. «Apakah kamu baik-baik saja?»

25. Dia memegang tangan Anda di depan orang banyak.

26. Dia mengatakan » Aku cinta padamu.»

Nah, bagaimana dengan Anda? Yang manakah yang menjadi favorit Anda? Berdasarkan pengalaman, bagaimana Anda mendengar pasangan Anda berkata ‘Aku cinta padamu’?

Kalian Pasangan yang Mau Hubungan Cintanya Langgeng, Ikuti 5 Tips Berikut

Setiap pasangan pasti menginginkan hubungan cinta mereka bisa bertahan lama. Jika yang menjalani hubungan adalah sepasang kekasih yang belum menikah maka akan berharap hubungan mereka bisa langgeng sampai menikah dan sampai kakek nenek, begitupun keinginan orang yang sudah menikah.

Rasanya akan sulit menemukan orang yang tidak menginginkan hubungan cinta yang bisa bertahan. Meskipun pada kenyataannya. Banyak yang putus dan tidak bisa bertahan. Kali ini, tulisan akan berbagi mengenai tips agar hubungan cinta kalian tetap bisa langgeng dan romantis pastinya. Berikut tipsnya. Ikuti yah Guys!

  1. Setiap Pasangan Harus Memelihara Komunikasi yang Baik

Banyak persoalan yang dihapapi setia pasangan dalam percintaan hanya karena komunikasi yang kurang baik, khususnya mereka yang menjalin hubungan jarak jauh, pasti sering terjadi percekcokan. Karena itu, membangun komunikasi dalam hubungan adalah pondasi utama agar hubungan cinta bisa tetap langgen. Jadi guys, kalian harus belajar berkomunikasi yang baik dengan pasangan masing-masing jika ingin hubungan bisa awet.

  1. Setiap Pasangan harus saling mengerti satu sama lain

Memang untuk menyeragamkan ide dalam dua kepala itu kadang sulit. Apalagi jika diantara pasangan ada yang sedkit  keras kepala, tapi begitulah manusia yang tercipta dengan ego yang berbeda-beda. Agar hubungan bisa tetap bertahan, mau tidak mau harus bisa saling memahami. Mungkin tidak ada pasangan di dunia ini yang keduanya cocok 100%, artinya memang harus saling memahami agar selalu mengerti kemauan masing-masing pasangan. Itulah kunci agar hubunga bisa terjaga dengan baik.

  1. Setiap Pasangan Harus Bisa Saling Mempercayai Satu Sama Lain

Awal keretakan hubungan satu pasangan ketika mereka sudah tidak saling mempercayai. Salah sedikit ada saling curiga, kalau sudah begini jika tidak saling menyadari, hubungan cinta bisa putus ditengah jalan. Karena itu berilah kepercyaan pada pasangan, baik kepada si laki-laki maupun kepada si wanita, kalau sudah bisa saling mempercayai, meskipun mereka terpisah oleh jarak hubungan cinta mereka akan selalu terjaga. Gampangkan guys! jadi kalau mau hubungan kalian langgen makan saat anda belajar saling mempercayai. Itu aja.

  1. Setiap Pasangan harus Belajar Untuk Jujur satu sama lain

Ingat pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, sehebat-hebatnya si laki-laki atau wanita menyembunyikan sesuatu pasti akan ketahuan juga. Jadi stop untuk berdusta, jadilah pasngan yang saling menjaga kejujuran agar hubungan kalian bisa aman. Kebohongan sekecil apapun jika anda sudah berbohong, selanjutnya Anda akan belajar lahi untuk berbohong, ini salah satu pertanda hubungan cinta yang tidak harmonis. Inilah cara agar hubungan cinta kalian bisa berlanjut sampai ke jenjang pernikahan.

  1. Setiap pasangan harus belajar bersikap Romantis

Siapa yang tidak senang jika pasangannya romantis? Romantis bisa menghilangkan kejenuhan, kebekuan dan ketegangan. Karena itu, kalian harus bisa menampilkan sikap romantis kepada pasangan. Tapi ingat romantis bukan berarti erotis, beda yah, bukan romantis yang itu. Setiap orang punya persepsi yang berbeda mengenai romantis. Ada yang menganggap romantis itu ketika memberikan bunga dihari ulang tahun ada juga yang menganggap naik delman berdua ke malioboro itu romantis. Heeee. Jadi, biar hubungan tetap langgen maka harus belajar untuk menjadi romantis alias jangan kaku lah.

Tips Hubungan Langgeng dalam Pernikahan dengan 5 Sifat Suami Seperti ini…

Pernikahan ada kalanya mengalami masa-masa indah dan masa tidak menyenangkan. Dan itu wajar. Setiap hubungan pasti naik turun. Banyak suami istri yang mencari tips hubungan langgeng hingga masa tua..

Hubungan langgeng dalam pernikahan tentu sangat diinginkan bagi pasangan suami istri manapun. Tidak ada yang menginginkan bahtera pernikahan mereka akan koyak oleh terjangan badai yang tak kunjung reda.

Badai pernikahan seringkali datang dengan banyak faktor, internal maupun eksternal. Ketidaksepahaman antara suami dan istri, keegoisan dari masing pihak suami / istri, campur tangan pihak ketiga, kecemburuan yang berlebihan dan lain sebagainya…

…Bagi pasangan yang bisa menyadari dengan cepat akar masalah yang terjadi, akan jauh lebih mudah dalam mencari solusi sehingga pernikahan tak mudah goyah.

Sangat jauh berbeda dengan pasangan yang lebih mementingkan sifat egois, daripada mencari solusi memecahkan permasalahan. Pernikahan tersebut terancam tidak langgeng…

Lalu, bagaimana sifat ego ini tidak menjadi ancaman bagi pernikahan? Tentu saja dengan mengubahnya. Dan masih banyak tips hubungan langgeng bagi suami istri yang bisa dilakukan.

Berikut 5 sifat suami yang diperlukan dan merupakan bagian dari tips hubungan langgeng dalam pernikahan.

1. Memprioritaskan anak dan istri

Tips hubungan langgeng dalam pernikahan

Seorang laki-laki jika telah mendapatkan amanah dengan menjadi suami, tentu banyak hal yang harus diubah dalam segi prioritas.

Jika dahulu saat belum menikah, laki-laki bisa bebas berkelana kemanapun dia suka, tanpa “terkekang” oleh banyaknya aturan dalam pernikahan, tentu sudah berbeda saat ikatan suci itu terjadi.

Banyak suami yang ada di dunia ini masih lebih memprioritaskan hobi / kegemarannya, teman-teman, sahabatnya, daripada istri atau anaknya. Ini menjadi salah satu sifat ego yang harus dibuang jauh-jauh…

Lalu, bagaimana jika seorang suami lebih condong untuk mendahulukan ibu kandungnya? Dalam konteks keluarga muslim, memang diwajibkan bagi seorang suami untuk mengutamakan ibu kandung daripada istrinya.

Dan seorang istri sholehah haruslah bisa memahami dan memaklumi hal tersebut. Jika ada masalah mempertentangkan antara ibu kandung dan istri, maka harus dibicarakan dengan baik-baik, dengan kejernihan akal dan pikiran…

2. Menjadi suami yang mau mendengarkan setiap keluhan istrinya…

Tips hubungan langgeng dalam pernikahan selanjutnya adalah menjadi seorang pendengan yang baik.

Salah satu sifat seorang istri (walaupun tidak semua seperti ini) adalah sering berkeluh kesah tentang banyak hal. Yang menjadi penyebabnya mungkin karena seorang wanita lebih mengedepankan perasaan daripada penyelesaian masalah…

Ketika mendapatkan seorang istri seperti ini, banyak suami yang menganggap istrinya terlalu cerewet, karena mengatakan hal-hal yang tak penting sehingga suami lebih sering untuk menghindar ataupun stress dengan hal tersebut.

Suami haruslah bisa memahami sifat seorang istri yang seperti ini. Suami yang tak mau menjadi pendengar yang baik bagi keluhan-keluhan istrinya, maka kecenderungan istrinya akan menyimpannya dan menjadi bom waktu yang akan meledak sewaktu-waktu.

Pelampiasan bagi bom waktu tersebut, bisa saja terjadi pada anak-anaknya. Dan ini bukan seharusnya yang terjadi.

Maka, sebenarnya sudah menjadi tugas wajib suami sekaligus ayah, memberikan ruang, waktu, dan suasana setiap hari bagi istrinya untuk berbicara sebagai upaya untuk selalu menyehatkan jiwanya.

Cukup dengarkan apa yang menjadi keluh kesah istri. Ibu yang sehat jiwanya akan dapat menjalankan tugasnya sebagai madrasah untuk putra-putrinya.

3. Menjadi suami yang humoris

Humoris, salah satu dari 5 sifat suami untuk tips hubungan langgeng dalam pernikahan
Humoris, salah satu dari 5 sifat suami untuk tips hubungan langgeng dalam pernikahan

Mungkin banyak para suami yang menganggap ini sepele. Sifat humoris dalam rumah tangga itu seperti penyejuk di kala musim panas rumah tangga sedang melanda…

Mana yang enak dilihat, orang yang kurang senyum, bahkan terlalu sering menjadi pemarah, ataukah orang-orang yang senang dengan humor, bercanda, dan senyuman? Pasti akan lebih banyak yang menjawab sifat orang yang kedua…

Hal ini yang dilakukan juga oleh Rasulullah SAW, dan juga sahabat Ali bin Abi Thalib. Kedua pemimpin rumah tangga dalam keluarga ini dikenal dengan sifat penyayang dan humoris. Kehidupan keluarga sosok panutan tersebut, pun langgeng dan berkah.

4. Terkadang, suami memang harus mengalah

Tips hubungan langgeng dalam pernikahan yang tak kalah penting adalah mau menjadi seorang suami yang mengalah.

Seperti dicontohkan dalam sosok pemimpin keluarga Umar bin Khattab. Sahabat Nabi ini memang layak menjadi teladan karena sifat mau mengalahnya ketika dihadapkan pada kemarahan istri.

Sifat ini tentu akan semakin membantu menenangkan dan menyejukkan hati istri. Bukan sifat ego dengan selalu ingin menjadi pemenang dan dihormati!

5. Menjadi suami pejuang yang mau bekerja keras demi keluarga

Tips hubungan langgeng yang terakhir ini wajib ada pada sosok seorang suami. Ini adalah cerminan dari suami yang mau bertanggung jawab. Bukan suami yang hanya malas-malasan, atau bahkan cuma mengandalkan kerja istrinya.

Suami yang giat untuk kerja keras demi kesejahteraan keluarganya, akan membuat istri menjadi lebih sayang kepada suaminya. Maka, jadilah suami yang benar-benar bertanggung jawab dengan segala kebutuhan keluarga.

Masih banyak tips hubungan langgeng dalam pernikahan dari sudut pandang sifat suami yang bisa dilakukan. Dan tentunya, sifat seorang istri yang baik juga dibutuhkan agar hubungan pernikahan menjadi langgeng. Apa saja? Yuk berbagi di kolom komentar…

SERING MARAHAN SAMA PACAR? JANGAN PANIK! KAMU MASIH BISA MELAKUKAN 5 TIPS BERIKUT BIAR HUBUNGAN KALIAN TETAP BERJALAN DENGAN BAIK

Loopers kamu sering marahan sama pacar? Kamu pasti merasa bosan karena hal tersebut nggak bisa dihindari, baik kamu ataupun sang pacar. Makanya, kamu harus baca tips berikut ini biar hubungan kamu tetap berjalan dengan baik tanpa adanya sifat marah.

Menenangkan diri

Hal yang pertama yang harus kamu lakukan ketika kamu akan marah yaitu kamu tenangkan dirimu. Cara menenangkan diri yaitu Tarik nafas, lalu kamu ambil beberapa waktu dulu untuk menyendiri. Dengan menyendiri, kamu akan lebih tenang dan bisa mengendalikan emosimu. Kamu bisa mengasingkan dirimu terlebih dahulu, kalau kamu sudah merasa tenang dan emosimu sudah terkendali, kamu bisa meminta maaf ke pacar kamu.

Jangan biarkan kamu terbawa suasana

Hal yang kedua yaitu kamu jangan pernah terbawa suasana. Kalau doi marah, kamu jangan ikutan marah juga. Ingat, marah kalau dilawan dengan marah, ujungnya nggak akan pernah damai. Menghadapi orang yang sedang marah itu harus dihadapi dengan sikap yang sabar.

Berkata lembut dan halus

Kalau kamu sudah nggak terbawa suasana, itu bagus. Yang berikutnya, kamu hanya pelru bersikap lembut di depan doi. Kalau doi sedang marah, kamu bisa mengucapkan kata-kata yang membuatnya luluh, hadapi dengan sikap yang lembut dan juga atur tutur katamu biar nggak semakin membuatnya marah.

Jangan pernah bahas yang lalu

Kalau si doi sudah agak mereda marahnya, kamu juga harus ikutan selesai. Kalau sudah mereda, kebanyakan pasangan selalu mengungkit masa lalu meskipun dengan nada bicara yang halus. Hal ini akan membuatnya marah lagi, jadi kamu hindari deh yang namanya mengungkit masa lalu yang bisa jadi pemicu pertengkaran kamu.

Ucapkan kata maaf

Selanjutnya, kalau si doi masih marah terus-terusan, kamu harus banyak bilang kata maaf.

5 Tips Selamatkan Hubungan dari Perpisahan

Dalam menjalin hubungan dengan orang lain, kita akan selalu menemukan ketidakcocokan. Begitu juga ketika Anda berpacaran maupun menikah dengan seseorang. Pertengkaran atau adu pendapat bisa saja terjadi dan itu bukanlah hal yang buruk. Sebab, ini dapat membantu mendewasakan hubungan.

Masalahnya sekarang adalah bagaimana cara Anda menghadapi pertengkaran itu, agar perbedaan pendapat bisa diselesaikan dengan baik. Apalagi bila ternyata adu argumen ini membuat hubungan Anda berdua sekarang berada di ujung tanduk. Coba simak tips berikut untuk menyelamatkannya:

1. Bersedialah mengalah
Riset membuktikan, adanya kerelaan dari salah satu pasangan untuk mengalah agar bisa berbaikan dapat membantu membentuk hubungan yang harmonis dan kuat. Yang menarik, tidak perlu kedua belah pihak untuk saling mengalah agar hal ini bisa tercapai. Jadi, jika Anda memang cinta pada pasangan, berinisiatiflah untuk mengalah duluan.

2. Ingatlah bahwa setiap orang punya hak sebagai individu
Banyak wanita sering mengalami masalah dalam hubungannya dengan pria karena terlalu ingin menyenangkan hati pasangan dan mengesampingkan dirinya sendiri. Padahal, survei memperlihatkan bahwa perempuan yang berani mengemukakan pendapat dan keinginan, serta mengetahui bahwa setiap orang punya hak individu, bisa menjalani hidup yang lebih bahagia bersama pasangan.

3. Katakan ya, ya, ya!
Seberapa sering Anda berkata ya -atau kata-kata positif lainnya- kepada pasangan? Psikolog John Gottman mengatakan, suatu hubungan dapat diprediksikan apakah akan awet atau putus di tengah jalan dengan melihat berapa banyak kata positif yang terucap dalam percakapan, dibanding kata-kata negatifnya. Jadi, semakin sering Anda mengutarakan hal-hal yang positif, hubungan Anda akan semakin kuat dan tidak mudah diterjang badai.

4. Hindari sikap perhitungan
Di saat pertengkaran dimulai, sebagian orang akan mulai hitung-hitungan. Yang simpel saja, sudah berapa kali dia mengalah dan menuruti permintaan pasangan, lalu setelahnya meminta imbal baliknya. Sementara pada pasangan yang menikah, yang jadi bahan perhitungan biasanya adalah seputar pekerjaan di rumah. Mulai dari siapa yang lebih sering mengurus anak hingga membereskan tempat tidur.

Menurut konselor Paula Hall, tidak ada gunanya hitung-hitungan seperti ini. «Ketika seseorang merasa melakukan lebih banyak daripada pasangannya, mereka akan merasa kurang dihargai,» kata Hall. «Tapi, ini bukan alasan untuk menjadikannya topik perdebatan. Lebih baik terangkan pada pasangan apa yang Anda rasakan, agar dia lebih memahami posisi Anda.»

5. Katakan terima kasih
Kebahagiaan selalu datang dari sikap bersyukur dan berterima kasih. Karenanya, ketika pasangan Anda melakukan sesuatu bagi Anda, katakan terima kasih. Menurut psikolog perilaku, Jo Hemmings, pasangan yang selalu melakukan hal-hal kecil untuk yang lain dan dibalas dengan ungkapan terima kasih, akan memiliki hubungan yang harmonis dan awet.

«Banyak pasangan mulai melupakan hal ini sejalan dengan waktu,» kata Hemmings. «Tapi jika Anda dihargai untuk hal yang Anda lakukan, Anda akan merasa bahagia dan ingin melakukannya lagi. Nah, perasaan itulah yang harus Anda ingat. Karenanya, lakukanlah untuk pasangan Anda,» tambah Hall lagi.

Ini 5 Cara Bikin Hubungan Pasutri Kian Panas

Ilustrasi hubungan intim (Hufftingtonpost.com)

Salah satu cara untuk menjaga kualitas hubungan intim yakni menjaga hubungan pasutri tetap panas.

Salah satu cara untuk menyalakan api asmara dan menjaga sesi bercinta dengan pasangan tetap menyenangkan, adalah dengan senantiasa belajar. Karena itu, cobalah 5 tips bercinta berikut ini, seperti dilansir di laman Galtime.

Jelajahi Lokasi Lembut

Temukan area lembut di bagian tubuh pasangan yang bisa menambah sensasi ‘panas’ saat bercinta. “Jika area itu cukup lembut, sentuhlah. Area seperti di belakang lutut, bagian dalam siku, balik telinga, atau bagian dalam tulang selangka adalah daerah lembut yang akan menghasilkan sensasi dahsyat bila disentuh,” ujar seksolog Goddess Judicci. Anda bisa mencoba bereksperimen dengan jenis sentuhan, belaian lembut, kecupan, hingga gelitik.

Andalkan Ingatan

“Pencinta yang baik harus memiliki ingatan yang baik. Lupa hanya menunjukkan Anda kurang respek terhadap pasangan,” ujar seksolog dari AskMen.Com, Dr. Hernando Chaves.

Jangan sampai, rangsangan menjadi nol kembali karena Anda lupa apa yang disukai atau tidak disukai pasangan. Jangan ragu untuk menuliskan hal-hal tersebut jika Anda benar-benar pelupa.

Gunakan Indera Anda

Gunakan seluruh indera Anda dalam bercinta, termasuk pengecap, pendengaran, penglihatan, penciuman, dan bagian tubuh lainnya,” ujar Judicci kembali.

Hal terutama dari pencinta yang baik, menurut Judicci, adalah kemampuannya untuk memberi perhatian pada reaksi pasangan atas tiap aksinya.

Apakah pasangan Anda terlihat menikmati atau malah mengerutkan dahi? Adakah perubahan rona pada kulit yang Anda rangsang? Itu adalah beberapa contoh hal yang perlu Anda perhatikan.

Intinya, seks  adalah sebuah bentuk komunikasi juga. Jika komunikasi Anda dan pasangan berjalan lancar, maka seks hebat ada di tangan Anda berdua.

Jangan Malas Belajar

Menurut Dr. Chaves, tidak semua orang bersusah payah menambah pengetahuan mereka tentang seks. Bahkan, kebanyakan pasangan malas menonton video pengetahuan seks bersama, apalagi membaca buku.

Dengan menambah pengetahuan, Anda dan pasangan dapat mengeksplorasi lebih jauh dan belajar hal-hal baru untuk menjaga api asmara tetap menyala.

Tak ada salahnya mencoba hal baru. Hasilnya hanya antara, Anda berdua menertawakannya atau mendapat kenikmatannya saat mencoba.

Bersikap Terbuka

Seks yang baik membutuhkan komunikasi dan kerja sama antara pasangan. Harus ada kesungguhan dan keterbukaan pikiran serta hati.

Kenyataannya, banyak pasangan malas untuk menggali lebih dalam tentang keintiman berdua karena takut akan kritik atau malu.

Bicarakan mengenai hasrat, kebutuhan, keinginan, dan kekhawatiran Anda di ranjang dengan pasangan. Terima kritik dan saran masing-masing, lalu terapkan. Setelahnya, seks hebat tentu bisa Anda raih.